Sistem Penilaian dan Laporan Hasil Belajar

Penilaian adalah bagian yang integral dari kurikulum sekolah. Penilaian ini menjadi sumber informasi bagi guru dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Penilaian juga dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan siswa, sehingga perlu dilakukan melalui berbagai strategi. Kolaborasi antara guru dan siswa pun menjadi penting agar siswa mengetahui kriteria penilaian yang digunakan, mampu melakukan self-evaluation, dan memiliki tanggungjawab pada semua bagian proses pembelajaran.

Mengenai penilaian ini, prinsip-prinsip yang dianut oleh SMP Quantum Indonesia, antara lain:

  1. Penilaian harus dilakukan dalam berbagai bentuk, mengumpulkan informasi dari berbagai konteks dan menggunakan berbagai metode dengan memperhatikan kebutuhan siswa, tujuan pembelajaran, dan ruang lingkup penilaian. Variasi metode penilaian dapat tercermin dalam rencana penilaian yang dikembangkan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) setiap mata pelajaran.
  2. Baik penilaian formal maupun informal harus dicantumkan dalam rencana penilaian yang dikembangkan dalam masing-masing mata pelajaran.
  3. Seluruh penilaian formal harus dilakukan dengan kriteria penilaian yang valid dan transparan, artinya seluruh siswa mengetahui kriteria penilaian tersebut.
  4. Proses penilaian berdasar kepada penilaian autentik. Artinya, tes digunakan untuk mengukur kemampuan siswa, bukan ketidakmampuannya. Oleh karena itu, penilaian dapat dilakukan dalam setiap pertemuan.
  5. Kegiatan puncak dari pelajaran (performance, proyek, dan produk) adalah satu syarat untuk penilaian siswa, yang dapat diukur sendiri oleh siswa.
  6. Integritas akademik akan ditekankan dalam prosedur penilaian.

 

Laporan Hasil Belajar
Mengomunikasikan hasil pekembangan belajar siswa kepada orang tua sangat penting untuk dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk:
1. Membuka dialog antara siswa, orangtua, dan guru yang akan mendukung proses belajar selanjutnya.
2. Mengomunikasikan kepada siswa, orangtua, dan institusi akademik lain tentang hasil perkembangan belajar siswa.
3. Menginformasikan kepada orangtua mengenai keunikan (kelebihan dan kekurangan) putra/putri mereka.
4. Memberi kesempatan kepada guru untuk mengevaluasi program yang sudah disusun bagi mereka.
5. Memberikan peluang dan motivasi kepada orang tua agar memberikan perhatian yang lebih intensif berkaitan dengan tugas dan perkembangan putera-puteri mereka.

Berikut ini adalah beberapa jenis laporan hasil belajar yang akan diberikan kepada orang tua/wali siswa.
1. Grades in Progress Report (Rapor Tengah Semester)
Rapor ini diberikan di pertengahan semester dengan tujuan memberikan informasi kepada orang tua sedini mungkin mengenai perkembangan putra/putri mereka di sekolah. Dengan demikian, jika ada masalah dapat dideteksi lebih awal dan ditanggulangi dengan lebih cepat dan tepat.
2. Descriptive Report (Rapor Deskripsi)
Rapor ini berisikan informasi tingkat pencapaian kompetensi secara kognitif (materi pelajaran), afektif (karakter siswa), dan psikomotorik (keahlian praksis). Rapor ini diberikan setiap akhir semester dengan tujuan agar orang tua memperoleh gambaran menyeluruh terhadap perkembangan siswa.
3. Score Report (Rapor Akhir)
Rapor ini diberikan setiap akhir semester, berisi nilai angka yang menunjukkan kemampuan siswa dalam bidang akademik. Nilai yang diperoleh dalam rapor ini merupakan cerminan dari beberapa proses penilaian, antara lain nilai tugas sehari-hari, nilai proyek, nilai penampilan (performance), nilai tes formatif, nilai UTS, dan nilai UAS.