Pengembangan nilai-nilai dan karakter mulia Kami memiliki program living values yang landasan utamanya adalah “mendidik untuk membentuk karakter”. Program ini bertujuan agar siswa-siswi menyadari dan menghidupi nilai-nilai luhur dan mulia dalam setting kehidupan yang otentik dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan moral universal, ajaran agama dan keyakinan masing-masing, dan etika/kebajikan lokal yang luhur dan relevan. Program ini menempati urutan teratas dalam membentuk insan-insan Quantumers yang berakhlak mulia dan secara terintegrasi akan berjalan bersama dalam proses belajar mengajar di dalam dan luar sekolah. Beberapa kegiatan dalam program ini adalah: a. Assembly b. Ibadah siang harian c. Pesantren Kilat d. Retret e. Refleksi Pribadi

Pembinaan kecerdasan adversitas, mental, dan kepribadian Optimalisasi segala bakat, potensi dan kecerdasan siswa membutuhkan sikap dan tekad yang kuat, daya tahan yang baik, semangat juang tinggi, sabar, dan tidak gampang menyerah. Program pembinaan adversitas, mental, dan kepribadian ini menjadi program yang khas di SMA Quantum Indonesia.

Beberapa kegiatan dalam program ini adalah: a. Kegiatan Pelayanan Komunitas (KPK) atau Community Service dan Live in : Community Service merupakan program pelayanan masyarakat yang  dilakukan dalam kelompok atau individu. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 10. Tujuan kegiatan adalah membangun sikap peduli, simpati, empati siswa terhadap persoalan yang terjadi dalam masyarakat dan sekaligus mengasah kemampuan mereka untuk melakukan Project Based Learning (planning, managing, evaluating) seputar masalah sosial kemasyarakatan. Live in merupakan program yang bertujuan menyediakan wahana bagi siswa kelas 11 untuk hidup bermasyarakat secara real. Pada saat itu, siswa akan belajar menjadi anggota masyarakat yang penuh, mandiri, dan dewasa serta menjalani kehidupan yang sebenarnya.

Baik Community Service maupun Live In membutuhkan waktu minimal 40 jam kerja, yang terdiri dari proses persiapan, survey dan observasi, kegiatan lapangan, penulisan laporan kerja, dan presentasi hasil kerja di hadapan dewan penguji dan orang tua.

b. Klinik Belajar : Kegiatan Klinik Belajar ini identik dengan kegiatan Bimbingan dan Konseling. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin mingguan yang bersifat wajib dengan durasi minimal 30 menit, 120 menit per bulan, dan 720 menit (12 jam) per semester. Setiap siswa akan bertemu dengan konselor dan psikolog sekolah untuk memperoleh saran sehubungan dengan pencapaian atau masalah akademis, perilaku, minat dan bakat, dan persiapan ke perguruan tinggi. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi wahana menyampaikan dan mendiskusikan nilai-nilai dan komitmen yang dijalankan bersama di sekolah, integritas akademis, tata tertib dan prosedur, dan hak-hak siswa. Dalam sejumlah kesempatan, kegiatan BK ini berlangsung dalam kelompok kelas. Siswa akan menyusun portofolio pribadinya sehubungan dengan program BK ini dan melaporkannya kepada konselor atau psikolog sekolah pada akhir semester. Berdasarkan portofolio di awal semester, kegiatan Klinik Belajar ini dapat mengajukan Program Pembelajaran Pribadi (PPP) atau Individualized Education Program (IEP) bagi siswa-siswa tertentu.

Program ini juga bertujuan agar setiap siswa nyaman belajar dan hidup bersama di SMA Quantum Indonesia. Orang tua akan bertemu dengan konselor setiap semester, atau setiap kali diperlukan oleh sekolah.

c. School Fun Camp: Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemandirian, kerja sama tim, daya tahan, latihan dasar kepemimpinan, dan kecintaan kepada alam. Kegiatan ini berlangsung minimal selama 40 jam kerja yang meliputi proses persiapan, survey dan observasi, kegiatan lapangan, penulisan laporan kerja, dan presentasi hasil kerja di hadapan dewan penguji. Sifat kegiatan ini adalah pilihan, artinya jika orang tua dan siswa memiliki pertimbangan yang masuk akal, siswa diijinkan untuk tidak mengikutinya. Namun, sebagai penggantinya, siswa diwajibkan untuk melaksanakan Community Service sebanyak 40 jam kerja.

5,551 total views, 14 views today